![]() |
| Nih Si Rara ( Fotonya aku Steal dari salah satu akun Facebooknya ) ternyata narsis juga nih anak |
awalnya gak tau kenapa bisa sampe ketawa terus , sampe sampe tanganku merah merah di cubitin ama si satu ini , berawal percakapn ringan tentang Selera Musik , di lanjut cerita cerita nostalgia , sampe tuker tukeran THEMES HaPe ( Secara Hape Kita Satu Species beda Jenis ) , nah . gak tau kenapa yah , dia sampe ketawa ketawa gak berhenti² . sampe aku takut sendiri Di liatin Orang banyak ( aku sambil nutupin kepala tuh tadi ) serasa hidupku di awasi berbagai jenis siluman .
eh , kok jadi ngarang gini . Cuss balik ke cerita !
setelah itu kita memutuskan meninggalkan tempat tersebut , menuju kawasan yang agak jauh dari keramaian ( Cuma beli Kentang Goreng ) , sambil nunggu sih Kentang gorengnya , eh , nunggu si Penjual nggoreng Kentangnya , mulai tuh dia ketawa ketiwi ,,
Entah dia kerasukan SETAN apa , mungkin Arwah Genderuwo, Pocong , dkk deh ..
Entah dia kerasukan SETAN apa , mungkin Arwah Genderuwo, Pocong , dkk deh ..
SUDENLY .... Jeng Jeng Jengg .. Dia tanya Gini :
Rara : Pim , Lu Cowo ?
Aku : ya iyalah ..
Rara : Yakin ? ( sambil menunjukan wajah serius )
Aku : Lho , nih aku BUKAin !
Rara : =,= (Ketawa sampe perutnya sakit )..
.
Nah , Bukan hanya "wkwkwkwkwkw" nya saja, tetapi juga pengaruhnya yang bisa membuat tubuh kita sehat , karena saya sedang belajar di Jurusan Psychology , maka saya akan mengulas sesuai Jurusan saya yaitu Pelajaran Psikologi FaaL :
Here we Go !
![]() |
| Demensia ( Penurunan Fungsi Otak dan Daya Ingat ) |
Tertawa adalah obat awet muda dan tertawa adalah obat yang bisa meringankan berbagai penyakit, salah satunya adalah demensia (penurunan fungsi otak dan memori ingatan). Penurunan fungsi otak dan juga memori ini biasanya terjadi pada orang-orang lanjut usia, utamanya di atas usia 65 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan, demensia ini terjadi juga pada orang yang lebih muda.
Dikutip dari dailymail, ada sebuah riset yang menemukan bahwa tertawa bisa menjadi pengganti obat-obatan dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Para peneliti dari University of New South Wales, menemukan bahwa pasien yang mendapat kunjungan secara rutin dari terapis humor, mencapai penurunan tingkat kekacauan hingga 20% dibanding mereka yang mendapatkan perawatan biasa.
Terapi humor juga memberi dampak baik bagi orang-orang yang bekerja dengan para pasien demensia ini. Merawat seorang lansia dengan demensia tentunya merepotkan dan menuntut kesabaran yang tinggi, namun dengan suasana humor yang diciptakan di setiap lingkungan perawatan, para perawat mengaku lebih mencintai pekerjaan mereka dan semuanya terasa lebih ringan. Tertawa memang selalu bisa membuat keadaan lebih baik, entah itu dari segi kesehatan atau dari segi mental.
Dikutip dari dailymail, ada sebuah riset yang menemukan bahwa tertawa bisa menjadi pengganti obat-obatan dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya. Para peneliti dari University of New South Wales, menemukan bahwa pasien yang mendapat kunjungan secara rutin dari terapis humor, mencapai penurunan tingkat kekacauan hingga 20% dibanding mereka yang mendapatkan perawatan biasa.
Terapi humor juga memberi dampak baik bagi orang-orang yang bekerja dengan para pasien demensia ini. Merawat seorang lansia dengan demensia tentunya merepotkan dan menuntut kesabaran yang tinggi, namun dengan suasana humor yang diciptakan di setiap lingkungan perawatan, para perawat mengaku lebih mencintai pekerjaan mereka dan semuanya terasa lebih ringan. Tertawa memang selalu bisa membuat keadaan lebih baik, entah itu dari segi kesehatan atau dari segi mental.
![]() |
| Jantung Sehat itu Mahal ! |
Kemudian ..
Pemikiran lama menyebutkan kita tertawa hanya jika ada hal yang lucu. Plus, tidak semua orang terlahir humoris. Humoris atau tidak, itu ditentukan oleh gen. Padahal, faktanya tidak demikian. Penelitian terbaru menunjukkan tertawa bisa dilatih dan dilakukan setiap hari. Ini adalah pendapat dari Lee Berk, ilmuwan dari Loma Linda University.
Lewat penelitiannya, Berk menyimpulkan bahwa tertawa yang tidak lepas atau yang sudah diantisipasi sebelumnya tetap memiliki manfaat sehat, yaitu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sebesar 26 persen.
Selain itu, tertawa juga dapat menurunkan kadar C-reactive protein. Ini adalah bagian protein yang menjadi salah satu tolok ukur risiko diabetes dan gangguan jantung seseorang. Semakin tinggi level C-reactive protein, semakin tinggi risiko jantung dan diabetes.
Karena itu, rajinlah tertawa meski tidak ada hal yang benar-benar lucu yang bisa menyebabkan kita terbahak-bahak. Tertawalah untuk hal-hal kecil atau untuk lelucon yang sudah pernah kita dengar sebelumnya.
Lewat penelitiannya, Berk menyimpulkan bahwa tertawa yang tidak lepas atau yang sudah diantisipasi sebelumnya tetap memiliki manfaat sehat, yaitu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) sebesar 26 persen.
Selain itu, tertawa juga dapat menurunkan kadar C-reactive protein. Ini adalah bagian protein yang menjadi salah satu tolok ukur risiko diabetes dan gangguan jantung seseorang. Semakin tinggi level C-reactive protein, semakin tinggi risiko jantung dan diabetes.
Karena itu, rajinlah tertawa meski tidak ada hal yang benar-benar lucu yang bisa menyebabkan kita terbahak-bahak. Tertawalah untuk hal-hal kecil atau untuk lelucon yang sudah pernah kita dengar sebelumnya.
Jadi ,
TERTAWALAH SEBELUM TERTAWA ITU DILARANG !




Tidak ada komentar:
Posting Komentar